Sabtu, 30 April 2011

LEBIH DEKAT DENGAN IR. HERMAN DONATUS PELIX ORISOE (KANDIDAT WAKIL GUBERNUR PROVINSI PAPUA BARAT 2011-2016)


Ir. Herman Donatus Pelix Orisoe lahir di Teminabuan Sorong Selatan pada 19 Juni 1964. Kariernya diawali dengan menjadi Dosen Luar Biasa pada Fakultas Pertanian Universitas Negeri Cenderawasih (kini Universitas Negeri Papua) pada tahun 1991-1993. Setelah itu, ia menjadi Konsultan Pengembangan Kelembagaan pada Proyek Pengembangan Kawasan Teluk Cenderawasih (CCAD Phase II) di Kabupaten Yapen Waropen (1993-1995), kerjasama UNDP dan Pemerintah RI. Tahun 1995-1996, Ia menjabat sebagai Asisten Advisor Pengembangan Masyarakat pada Proyek Pembangunan Pertanian Berkelanjutan (SADP) di Papua, kerjasama ADB dan Pemerintah RI. Tahun 1996 – 1999 bergabung kembali sebagai Konsultan Pengembangan Kelembagaan pada Proyek Pengembangan Kawasan Teluk Cenderawasih (CCAD Phase III) di Kabupaten Manokwari dan Nabire. Berbekal pengalaman kerja selama itu, Herman Orisoe,kemudian dipercayakan sebagai District Liaison Officer UNICEF untuk program “Safe Motherhood Initiative” di Kabupaten Manokwari tahun 2000-2003. Kariernya terus menanjak, dimana pada tahun 2004-2008 menjadi  Direktur Eksekutif - Papua Conservation Fund (PC-Fund) di Jayapura. Menjelang akhir 2008 hingga saat ini, Herman Orisoe kemudian bergabung dengan sebuah LSM Nasional yang sudah cukup lama berkiprah di bidang Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan, yakni : Yayasan WWF Indonesia (WWF-ID)  dengan jabatan pertama sebagai Papua Marine Portfolio Manager dan kini  sebagai Policy Coordinator-WWF ID Region Sahul Papua. Berkecimpung di dunia kampus hingga menjadi konsultan dan aktifis LSM, tentunya mempunyai segudang pengalaman yang sangat berarti untuk membangun Papua Barat kedepan yang lebih baik dengan memberikan kepastian dan keberpihakan pembangunan itu kepada semua orang di Papua Barat. 
Pria berdarah campuran Biak – Teminabuan yang lahir di salah satu Kabupaten Pemekaran Provinsi Papua Barat ini selama mengabdikan diri dan berkarya untuk negerinya sendiri, Tanah Papua, senantiasa berpegang pada ungkapan dari seorang theolog, seniman dan tokoh pendidik terkenal di Tanah Papua “ I.S. Kijne “ dengan semboyangnya “ Barang siapa bekerja dengan jujur dan sungguh-sungguh di tanah ini (Tanah Papua), ia akan berjalan dari satu pendapatan heran kepada pendapatan heran lainnya”.  Ketika usia sekolah, ia menekuni pendidikan dasar di tempat kelahirannya pada SD Negeri 14 Teminabuan hingga lulus tahun 1977. Kenangan indah yang tak terlupakan di waktu SD adalah ketika bersama teman-temannya berjalan kaki ke sekolah dan kadang berpayung daun pisang bila hari hujan. Kemudian setelah lulus ia melanjutkan pendidikan SMP (SMP YPK) hingga SMA (SMAN 415) di Manokwari. Ia kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Pertanian (Faperta) Uncen jenjang strata 1 (S1) dengan konsentrasi bidang sosial ekonomi pertanian spesial penyuluhan pertanian dan lulus pada tahun 1991.

Kini obsesi dan cita-cita membangun Papua Barat terus dilakukan untuk sebuah perubahan kesejahteraan karena ia tahu persis apa yang dibutuhkan masyarakat. Sementara hal yang memotivasinya untuk maju sebagai Calon Wakil Gubernur Papua Barat, disamping memenuhi permintaan masyarakat banyak, juga didasarkan pada sebuah keinginan untuk membangun Provinsi Papua Barat lebih maju dan Sejahtera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar